PT Surya Brinka Persada

Mengatasi Air Tanah yang Mengandung Besi (Fe) dan Mangan (Mn)

BR

Tim Ahli BRINKA

Departemen Redaksi

Diterbitkan 31 Agustus 2026
Estimasi 2 Menit Baca
Mengatasi Air Tanah yang Mengandung Besi (Fe) dan Mangan (Mn)

Masalah paling umum yang dialami pengguna sumur bor di Indonesia adalah air yang tampak jernih saat pertama kali dipompa keluar, namun berubah menjadi kuning kecokelatan, keruh, meninggalkan bercak karat pada bak penampung, serta berbau logam tajam setelah kontak dengan udara terbuka. Ini adalah karakteristik klasik air tanah yang terkontaminasi senyawa terlarut Besi (Fe) dan Mangan (Mn).

Inspeksi Sampel Air Tanah Keruh dan Oksidasi Besi Mangan
Gambar 1: Perubahan visual air sumur bor dari jernih menjadi berkarat akibat proses oksidasi ion Fe2+ menjadi endapan Fe3+.

Reaksi Kimiawi: Mengapa Air Berubah Kuning?

Di dalam lapisan akuifer dalam yang miskin oksigen (kondisi anaerobik reduktif), besi hadir dalam bentuk ion terlarut bervalensi dua ( ext{Fe}^{2+), Ferrous Iron) dan mangan bervalensi dua ( ext{Mn}^{2+)). Keduanya tidak berwarna dan larut sempurna dalam air.

Ketika air dipompa ke permukaan dan terpapar oksigen udara ( ext{O}_)), terjadi reaksi oksidasi:

4Fe2+ + O2 + 10H2O → 4Fe(OH)3 ↓ (Endapan Karat Cokelat) + 8H+

Senyawa text{Fe(OH)}_3) merupakan partikel koloid padat mengendap yang menimbulkan warna kuning-merah bata dan mengotori perpipaan distribusi.

Baku Mutu Permenkes dan Teknologi Pengolahan

Sesuai Permenkes No. 2 Tahun 2023 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk Media Air, kadar maksimum yang diperbolehkan untuk air sanitasi dan higiene adalah:

  • Besi ( ext{Fe)): Maksimum 0.2 mg/L (ppm) untuk air minum / 1.0 mg/L untuk keperluan sanitasi higiene.
  • Mangan ( ext{Mn)): Maksimum 0.1 mg/L (ppm) untuk air minum / 0.4 mg/L untuk keperluan sanitasi higiene.
Tahapan Sistem WTP Media / Teknologi Mekanisme Kerja Hasil Pembersihan
1. Aerasi Oksidasi Tray Aerator / Venturi Injector Menyuntikkan oksigen melimpah agar ion ext{Fe}^{2+) teroksidasi menjadi partikel ext{Fe}^{3+) Partikel mulai menggumpal (flokulasi)
2. Filtrasi Katalitik Manganese Greensand / Ferrolite Media berlapis ext{MnO}_) bertindak sebagai katalis yang mengoksidasi dan menyaring besi Menurunkan Fe & Mn hingga < 0.1 mg/L
3. Penjernihan Sedimen Pasir Silika Bangka Mesh 8-16 / 14-20 Menangkap endapan fisik flok besi hingga batas kekeruhan < 1 NTU Air jernih bebas suspensi
4. Polishing Akhir Karbon Aktif Iodine > 900 Menyerap bau amis logam, senyawa organik, dan memperbaiki rasa air Air segar, tidak berbau, rasa netral
Instalasi Tangki Tabung Filter Media Ferrolite WTP
Gambar 2: Rangkaian bejana tekan FRP dan sistem auto-backwash untuk penyaringan zat besi dan mangan pada fasilitas pabrik.
Pencegahan Sejak Konstruksi: PT Surya Brinka Persada selalu melakukan well logging untuk menghindari peletakan saringan (screen) tepat pada lapisan lempung berfosil kayu atau formasi rawa purba berkadar pirit ( ext{FeS}_)) tinggi, sehingga air yang dihasilkan sejak awal sudah memiliki kandungan mineral yang jauh lebih ramah lingkungan.
TeknologiPengeboranAir Tanah
Bagikan:
Langkah Selanjutnya

Siap Memulai Proyek Anda Bersama Ahlinya?

Dari tahap perizinan SIPAT hingga eksekusi pengeboran yang presisi. Tim ahli PT Surya Brinka Persada siap mendampingi kesuksesan investasi dan operasional Anda.

Konsultasi WhatsApp